• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar
Perspektif Rula

Perspektif Rula

Believe what you see

  • Home
  • About
  • Reviews
    • Books
    • Events
    • Movies
    • Products
  • Flash Fictions
  • Blog
  • Contact

DAFE SEZ :

July 31, 2011 by Nurul Aria Leave a Comment

tulisan dari seseorang di masa lalu… yang ’till know gw ga tau kabarnya… seandainya dya baca blog ini… gw cuma mau minta maaf untuk semua masa lalu itu… teruntuk Daigo Datuk Ajun… (^_^)

210204 at night

Dafe sez:         

“When I knew you,, I was afraid to like you..
  When I like you,, I was afraid to love you..  Now then I love you,, I was afraid to lose you…”

Dafe sez: “Cintamu membuat hari-hariku berwarna.. warna yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.”

250204 at evening on my room

Dafe sez: Penyair adalah pembohong yang selelu berbicara mengenai kebenaran..

Dafe sez: Banyak orang yang akhirnya gagal karena terlalu repot memikirkan cara yang rumit untuk mencapai sukses.

Dafe sez: Banyak ide orang bodoh yang dikemas dengan baik sama seperti banyak orang bodoh yang berpakaian baik.

Dafe sez: Hanya orang gila atau pemberani sajalah yang mau membalas kejahatan dengan kebaikan.

Dafe sez: Apa yang diajarkan dari sejarah adalah manusia tidak pernah belajar sesuatu darinya.

Dafe sez :
Tiba-tiba pintu neraka terbuka….

Edward City,, kota industri disebelah barat New America telah berubah menjadi ”Ibu Kota orang mati”. 
Keramaian di jalan telah digantikan oleh erangan orang-orang mati. Di jalan yang diwarnai abu api bunga teratai merah, lewat iring-iringan pemakaman orang-orang yang belum mati. Aku berlari, nafasku tersengal-sengal. Di jalan kematian ini tidak ada seorangpun yang dapat menerima takdir kehidupan. 
Sudah pasti akan berkembang.  Menghilangkan kemarahan para korban dengan tangannya sendiri. Dengan penuh kemarahan menghabisi mereka melalui pemburu. 
Bayangan yang hitam pekat mendatangi “Kota orang mati”. Dengan tubuhnya yang kekar ia menutupi aspal dengan menginjaknya. Suara gonggongan yang tiba-tiba, mematahkan kutukan orang-orang yang telah mati. 


”Die!!!”

Ia mulai melakukan pengejaran, ada satu perintah utama yang sudah diberikan.

”Eksekusi semua orang tanpa terkecuali”

Hunter (pemburu) berlari dengan tergesa-gesa, bagaikan binatang buas yang haus akan darah. Matanya yang tak bebiji menatapku dengan tajam. Kemanapun, sampai kapanpun, Ia akan terus mengikuti utusan dari neraka, Dewa Kematian, neraka jadi dipenuhi dengan nafsu orang-orang terkutuk. Menendang, mengobrak-abrik semuanya dan orang-orang dapat dengan mudahnya di taklukan, akan dapat menghampiri.

Dapatkah aku melarikan diri?????? 

050304 at night on my room

Dafe sez: No matter girls come and go. You will in my heart, my dream, my soul forever.

050304 at class


Mungkin kita tak bisa bersatu lagi karena jalan pikiran kita sudah jauh satu dan yang lain. Mungkin (ini pikiranku sendiri), kita harus akhiri hubungan kita yang kupikir sudah sangat jauh dari yang kita inginkan, dan mungkin aku bukan yang terbaik untukmu. Tapi yang kuharap kau selalu bahagia dengan pendampingmu yang baru. Sekali lagi, aku minta maaf karena aku sudah mengecewakan kamu, bikin kamu kesel, bikin BT kamu, dan kawan-kawan yang sudah bikin sakit hati kamu. Tapi yang kuharapkan kita bisa jadi teman yang bisa dibilang crazy!!! 4ever!!! I hope so…Ohya… satu lagi biar ga lupa, makasih udah rubah kelakuanku dan semoga ga berubah lagi (amiiin).. makasi untuk segalanya..” Dulu aku berjalan di kegelapan pekat tanpa ada yang bisa dijadikan petunjuk jalan. Tetapi kau datang, dan kurasakan ada lentera kecil yang bersinar redup di tengah kegelapanku. Hangatkan setiap langkahku yang sepi. Tapi kini harus ku lepaskan lenteramu dan aku berjalan di kegelapan. Tetapi aku bahagia karena aku sempat melihat dunia dengan cara yang berbeda, dengan kehangatanmu, dengan kasih sayangmu, semoga kau selalu bahagia. Itulah harapan terakhirku.”

120304 in da morningPs: don’t sad after read this, b’coz in my body now is pure of my dark side..

Lenteramu kini kian redup dan kian jauh meninggalkanku….
Jasadku yang telah kau tinggalkan kini telah musnah dimakan kehampaan…

Mungkin TUHAN telah menentukan takdirku….
Karena aku lahir dari kegelapan yang tanpa teman…
Dan kini aku harus mati juga dengan kegelapan….
Kini aku harus kembali,, kembali kejalan yang dulu…
Ke jalan yang dingin,, gelap dan sunyi…
Jalan yang semestinya aku tempuh..
Jalan gelap yang telah menemaniku..
Biarkanlah pikiranku tetap terbelenggu di kegelapan..
Dan janganlah pernah sesali yang terjadi..
Karena kita tidak dapat mengembalikan waktu yang telah lewat…
Andai aku bisa memutar-balikkan waktu …
Aku akan berdoa bahwa aku tidak pernah bertemu denganmu…
Agar kau tetap seperti yang dulu,, agar kau tidak pernah tahu tentang aku…
Tentang kesunyianku,, kegelapanku,, kehampaanku,, keluh-kesahku…
Bukan karena aku tidak menyukai kau mendengar semua ceritaku…
Karena aku tidak tahan melihat kau menangis dan bersedih…
Tweet
Pin
Share
0 Shares

About Nurul Aria

A(+) · Ibu 1 Anak · Penyuka Lukisan Alam · Bookworm · Virgo · Crochet & Knitt-er · My Last Book: Menikahimu Itu Pilihanku

Reader Interactions

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Primary Sidebar

Yuk subscribe sekarang untuk dapat kabar terbaru dan ulasan terbaru dari saya mengenai buku, event dan film. Janji gak bakal spam, kok! 😄

  • Email
  • Facebook
  • Instagram
  • Twitter

Ulasan Terbaru di Perspektif Rula

Koplo Superstar

KOPLO SUPERSTAR, AJANG PENCARIAN BAKAT TERBARU DI ANTV

Aku Titipkan Cinta

KESERUAN MELIHAT PROSES SHOOTING SINETRON TITIPKAN AKU CINTA

Rumah Wijaya X Ganara Art

HEALING TIPIS TIPIS DI RELAUNCH RUMAH WIJAYA X GANARA ART SPACE

Revu

KEMUDAHAN MENJADI REVIEWER DI REVU INDONESIA

Scarlett Brightening Shower Scrub

MANDI MEWAH DENGAN VARIAN TERBARU SCARLETT BRIGHTENING SHOWER SCRUB: CHARMING, FRESHY, JOLLY

[FICTION] 5. THE REASON (TO START OVER NEW) (PART [FICTION] 5. THE REASON (TO START OVER NEW) (PART 5)

"Udah sarapan, dan gak aus." jawab gadis itu singkat. "Lo aneh deh, Nis" imbuhnya lagi. 

"Perasaan lo aja kali. Hehe." Nisa berusaha untuk bersikap biasa saja. Namun sepertinya itu tak akan berhasil jika berhadapan dengan sahabatnya ini. 

"Lo kan, gak bisa ngumpetin sesuatu dari gue. Hayo ngaku, kenapa lo?" Lala berdiri menghampiri Nisa yg berada di ruang makan itu. Yang ditanya malah tertunduk, diam.

"Rencana lo hari ini mau kemana aja, deh?" akhirnya gadis berhijab hitam itu bersuara juga setelah cukup lama terdiam.

"Cari bahan buat seragam, sih yg utama. Terus paling ngurusin undangan, sama nyari barang buat seserahan. Tapi itu entar sama Ken juga, jadi sorean paling nunggu dia pulang kerja." jelas Lala singkat. "Kenapa emang?" tanyanya sambil mencomot roti bakar di meja makan. "Minta ya, Nis. Terlihat menggiurkan. Hehe" imbuhnya lagi ketika melihat sahabatnya itu mendelik melihat tingkah lakunya.

"Pagi ini temenin gue ke RS dulu bisa berarti, ya?" ujar Nisa terdengar santai. Tidak dengan hati dan pikirannya yg agak panik menanti reaksi sahabatnya akan permintaannya ini.

"Ngapain?" ditatapnya Nisa dengan seksama.
"Honestly, gue lupa kalo ada janji nemenin lo hari ini. Sedangkan gue udah terlanjur appointment sama dokter pagi ini." Jawab Nisa dengan lesu. Ada rasa bersalah di sana.

"Ya ampun, Nis. Gue kira ada apaan." Lala kemudian bangkit untuk mengambil gelas di kitchen set. Kemudian mengisinya dengan air dari dispenser dan meminumnya. Haus dia ternyata. "Santai aja, sih. Eh tapi lo ngapain ke dokter? Lagi sakit, lo? Kok gak bilang gue. Biar gue cancel aja kalo lo lagi sakit." 

"Check up aja, sih. Lo tau sendiri Kak Mitha gimana, kan" masih dengan nada yang dibuat santai. Gadis berambut ikal itu hanya mengangguk angguk sambil menaruh gelas di meja dan mendekati Nisa lagi.

"Tadi bilangnya udah kenyang. Masih aja sarapan gue diembat." cibir Nisa melihat sahabatnya yg mengambil roti bakar di piring untuk kesekian kalinya. 

"Hehe... Lo tau sendiri gue lemah kalo sama makanan" ujar Lala kemudian melanjutkan kunyahannya.
~~

Ngakunya Chek-up aja gaes.

#TulisanRula #NisaJuna #CeritaNisaJuna #Fiksi
HOW I SPEND MY WEEKEND IN JAKARTA BIRD LAND Annye HOW I SPEND MY WEEKEND IN JAKARTA BIRD LAND

Annyeong...

Jadi weekend kemarin saya berkunjung ke Wahana terbaru di @ancoltamanimpian yaitu Jakarta Bird Land. 

Yes, akhirnya bisa ke sini juga. 

Di Jakarta Bird Land ini terdapat sekitar 600an jenis burung dari berbagai willayah di Indonesia dan Mancanegara, loh. 

Ada beberapa Zona.

Seperti Macaw Zone, di area ini kita bisa berinteraksi langsung bahkan bisa foto bareng juga dengan burung berjenis Macaw. Yang foto bareng saya ini namanya Janu.

Ada juga Cockatoo Zone, di sini saya lihat ada Merak Putih.

Di area Atas banyak kumpulan Jalak Bali bebas terbang. 

Dan, meski banyak burung terbang bebas pun berkeliaran, area di Jakarta Bird Land ini bersih dan nyaman banget, bun.

Last but not least, jangan lewatin Free Fly Bird Show dari tribunnya ya, bun. Bisa lihat beberapa jenis burung yang besar terbang mendekat. 

Seru banget, kan!!

Thank youu @jakartabirdland

#RulaRekomen #RulaReview #JakartaBirdLand #Ancol  #AncolTamanImpian #TempatRekreasi #Keluarga #Rekreasi #Wisata
ME TIME DI EVERGREEN SALON SENOPATI Annyeong... ME TIME DI EVERGREEN SALON SENOPATI

Annyeong...

Kapan terakhir Me Time di salon? 

Kalo saya udah lama banget. Makanya pas Minggu lalu ada waktu luang, sempet sempetin deh Me Time sejenak di @evergreensalon.id cabang Senopati. 

Oh iya, #EverGreenSalon cabang Senopati ini sekarang pindah ke Jl. Suren II No. 1 ya, bun. 

Tempatnya luas, bersih dan nyaman banget. Pilihan treatmentnya banyak dan ada promo paket treatmentnya juga. 

Udah gitu ada ruangan khusus hijabers, jadi aman deh kalo mau buka bukaan pas treatment.

Terapisnya udah berpengalaman dan ramah. Pijetannya mantul 👍🏻.

Thank youu @evergreensalon.id 💙💙💙

#RulaReview #RulaRekomen #MeTime #Salon
LANGIT SENJA KALA ITU #Langit #Senja #Sky #SkyLov LANGIT SENJA KALA ITU

#Langit #Senja #Sky #SkyLover #LangitSenja #Awan
BOLU KUKUS NUSA RASA SEKARANG ADA DI DEPOK Annyeo BOLU KUKUS NUSA RASA SEKARANG ADA DI DEPOK

Annyeong...

Jadi, kemarin saya datang ke Grand Openingnya @bolunusarasa.id cabang Depok.

Tepatnya di Jl. Margonda Raya RT 03, RW 04, Pondok Cina - Depok. (Patokannya samping Bittersweet by Najla)

Bolu Kukus Nusa Rasa ini banyak pilihan Varian rasanya: 
🥧 Pandan Ketan
🥧 Vanilla
🥧 Black Forrest
🥧 Talas
🥧 Original
🥧 Chocoreo

Oh iya, lagi ada Promo Grand Opening juga ya.  Per boxnya cuma 25K loh, bun.

Dan ada varian barunya juga, Dessert Cup. 

Yang saya cobain ini Varian terbarunya #BoluKukusNusaRasa yaitu Chocoreo. Bolunya lembut banget, rekomen banget deh 👍🏻

Kuy, lah pada borong di Bolu Kukus Nusa Rasa store Depok. 

#RulaReview #RulaRekomen
[FICTION] 5. THE REASON (TO START OVER NEW) (PART [FICTION] 5. THE REASON (TO START OVER NEW) (PART 4)

"Separah itu kah kondisi aku, Jun?" tanya suara diseberang.

"I can't tell you now. But to be honest, Astrocytoma grade three ini gak bisa dianggap remeh, Nis. Ditambah belakangan ini another symptoms mulai bermunculan, kan? So, I need to know this astrocytoma progress." sebisa mungkin Arjuna menjelaskan tanpa harus membuat Nisa semakin panik. Meskipun sebenarnya lelaki berkacamata ini mulai sedikit cemas akan kondisi Nisa. Dan berharap dugaannya melenceng.

Hening seketika memenuhi sambungan nirkabel tersebut.

"Jam 10 kita ketemu di ruang tunggu MRI, ya. Sekarang aku mau visit pasiennya Bang Dyon dulu." Ujar Juna memecah keheningan tersebut. Yang hanya disambut oleh helaan napas panjang oleh lawan bicaranya di seberang sana.
"Nis..."
"Okey.. Okey.. Nanti aku coba bilang ke Lala untuk mampir ke RS dulu." jawab suara di sana. "Eh, she's here. Aku tutup dulu ya, Jun." lanjut Nisa lagi dan kemudian sambungan nirkabel itu terputus.
"See you, Nis" ujar Juna pelan sambil menatap layar gawainya yang menggelap.

I'm sorry that I hurt you 
It's something I must live with everyday
And all the pain I put you through 
I wish that I could take it all away 
And be the one who catches all your tears 
That's why I need you to hear...

***

"Hai, La. Masuk dulu, ya. Gue sarapan dulu." ujar Nisa setelah membukakan pintu untuk sahabatnya sejak kuliah tersebut. 

Gadis berambut ikal tersebut pun mengekori Nisa yang menuju ruang tamu bernuansa krem, kemudian duduk di sofa terdekat tanpa disuruh. Lala sudah terbiasa dengan rumah ini, karena saking seringnya dia berkunjung ke rumah satu satunya sahabat perempuan yang masih bertahan hingga kini. 

"Lo udah rapih aja. Gue kira masih di tempat tidur, lo." Ujar Lala melihat penampilan Nisa yang sudah rapi pagi ini.

"Lo mau minum dulu, gak? Atau mau makan? Udah sarapan belom, lo?" Nisa tak merespon ucapan Lala tadi. Malah menghujaninya dengan pertanyaan yang terdengar seperti basa basi.

"Udah sarapan, dan gak aus." jawab gadis itu singkat. "Lo aneh deh, Nis" imbuhnya lagi. 
~~~

Lala mulai curiga, gaes...

#TulisanRula #CeritaNisaJuna #NisaJuna #Fiksi #FlashFiction

© 2019–2023 · Perspektif Rula by Belle Design Studio